Pengolahan Emas dan Perak yang Tercampur Tanah dan Pasir

Sumber gambar: geevv.com

Pengolahan emas yang tercaampur dengan tanah dan pasir terjadi di tambang -tambang emas, ada yang mengambil tanahnya dari sungai dan adapula yang menggali di daratan, tapi prosesnya sama.

Adapula sisa produksi dari area sekitar kemasan, dimana sering tercecer, terbawa angin atau yang lainnya, kikiran emasnya.
Latai tanah ataupun keramik yang ditempat orang yang mengerjakan/membuat perhiasan dari emas, biasanya debu/sampahnya dikumpulkan lalu dilimbang diambil emasnya.

Cara memisahkan emas dan perak dari tanah dan pasir:
Ambil tanah yang mengadung emas dan perak dengan cara menyapu, menggali tanah dan pasir di taruh dialat pendulang atau nampan dari logam lalu dilimbang diair, air yang mengalir atau di ember besar, Digoyang-goyaang supaya tanah dan pasir berada diatas dan emas perak nya ada dibawah.
Sehingga tanah dan pasir hanyut keluar dari pendulang, terus dan terus digoyang pendulangnya sehingga jika ada butir emas perak terlihat. Biasanya berbentuk butir-butir ada yang kecil ada yang besar.

Jika ingin disatukan butir-butir tersebut, dilebur dengan cara menambah bahan kimia sendawa,borak, natrium cyanida dan Sodium carbonat dengan perbandingan 1:1:1:0,5 Diaduk sampai rata.
Ditaruh didalam koyi, koyinya ditaruh diatas arang kayu dan batu apung pada tempat tertentu seperti penggorengan.
Dibakar dengan api solder kemasan sampai emas dan peraknya jadi satu dan terpisah dari kotoran.
Batu arang dan batu apung menambah cepat panas sehingga proses peleburan lebih cepat.

DIAGRAM PROCESS:
AMBIL TANAH DAN PASIR YANG MENGANDUNG EMAS DAN PERAK – DITARUH DI NAMPAN – DIRENDAM DI AIR – DIGOYANG – TANAH DAN PASIR HANYUT -EMAS DAN PERAK – PELEBURAN – PEMURNIAN.

spacer

Leave a reply